Edukasi Perbankan - Hindari Penipuan Lewat Telepon

Penipuan lewat telepon dilakukan pelaku kejahatan dengan menelpon Anda dan mengabarkan Anda mendapat hadiah, keluarga mengalami musibah atau menyatakan minat atas barang yang Anda iklankan. Berdasarkan hal tersebut si penelepon akan "memandu" Anda untuk menuju ATM dan menuntun Anda mengikuti instruksi penelpon.

Cara menghindari:

  • Cek dahulu identitas penelepon. Segera tutup telepon dan lakukan pengecekan atas informasi uang Anda terima.
  • Pada umumnya perusahaan penyelenggara undian tidak meminta pemenang untuk mentransfer sejumlah dana kepada perusahaan penyelenggara.
  • Jika Anda menerima telepon yang mengabarkan bahwa keluarga Anda mengalami musibah, jangan panik dan jangan mengikuti perintah penelepon. Tanyakan identitas penelepon dan lakukan pengecekan.
  • Jika Anda memasang iklan untuk menjual atau menyewakan aset Anda, hati-hati terhadap penelepon yang sangat mudah untuk setuju dengan harga yang Anda tawarkan kemudian berjanji untuk mentransfer sejumlah uang sebagai "tanda jadi atau uang muka". Jangan terlena oleh kata-kata si penelepon apalagi jika kemudian Anda diminta untuk menuju ATM untuk mengecek saldo Anda. Segera tutup telepon Anda untuk menghindari dari penipuan semacam ini.

sumber: bi.go.id/id/iek Edukasi Konsumen Perbankan