Sansevieria atau Lidah Mertua

Sansevieria atau lidah mertua diberbagai daerah di Indonesia memiliki nama yang berbeda-beda, ada yang mengenalnya sebagai tanaman ular, bahkan karena daunnya yang panjang dengan ujung yang runcing ada yang mengenalnya dengan tanaman pedang-pedangan. Warna daunnya yang beragam, dominan hijau dengan kombinasi kuning atau putih dengan beragam motif, ada yang mengikuti arah serat daun, zig-zag bahkan tidak beraturan.

Di Indonesia tanaman ini mudah sekali ditemukan, baik yang tumbuh liar maupun sebagai tanaman hias. Tanaman ini tergolong tanaman yang memiliki daya adaptasi tinggi karena dapat tumbuh walaupun dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Dalam kondisi lembab atau basah serta cahaya matahari yang cukup Sansevieria dapat tumbuh dengan subur.

Banyak orang mengenal lidah mertua atau sansevieria sebagai tanaman hias. Ternyata di balik keindahannya, tanaman ini banyak mengandung unsur C (Kalsium), N (Nitrogen) dan O (Oksigen) dengan kandungan air yang sedikit dan bermanfaat dalam mengurangi pencemaran udara, misalnya:

  • Pertama, mampu menyerap 107 jenis polutan di daerah padat lalu lintas dan ruangan yang penuh asap rokok. Di dalam tiap helai daun sansevieria ada pregnane glycoside, zat yang mampu mengurai zat beracun menjadi senyawa organik, gula, dan asam amino. Zat beracun yang diurai, seperti karbondioksida, benzen, xilen, formaldehid, koloroform, dan triklorotilen.
  • Kedua, di dalam ruangan, lidah mertua bisa menangani sick building syndrome, yaitu keadaan ruangan yang tidak sehat akibat tingginya konsentrasi gas korbondioksida, nikotin dari rokok, dan penggunaan AC. Satu tanaman lidah mertua jenis trifasciata lorentii dewasa berdaun 4/5 helai dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m persegi.
  • Ketiga, untuk lidah mertua jenis trifasciata lorentii yang dipotong-potong 5 cm yang ditempatkan di dalam kulkas dapat menghilangkan aroma tidak sedap. Dalam lingkungan industri potongan daun ini disebarkan di ruang-ruang produksi industri untuk mereduksi senyawa beracun yang terhirup oleh pekerja.
  • Keempat, dapat mereduksi radiasi gelombang elektromaghnetik yang ditimbulkan oleh komputer dan televisi. Maka baik jika tanaman ini ditaruh di samping komputer atau televisi.

Saat ini, Sansevieria sudah banyak dijumpai pada area umum terutama taman-taman di sekitar jalan raya. Karena penggunaan lahan tanam yang cukup kecil bahkan dapat ditanam pada sebuah pot berukuran kecil, Sansevieria sangat cocok untuk ditanam di sekitar rumah. Untuk Sansevieria yang disimpan di ruangan dalam rumah, cukup seminggu sekali dibawa keluar untuk mendapatkan cukup cahaya matahari agar pertumbuhan Sansevieria dapat terjaga dengan baik. Selain itu, Penyerap polutan ini merupakan bahan yang berasal langsung dari alam, sehingga ketika kembali ke alam tidak khawatir akan mencemari lingkungan.

Sansevieria mudah dipelihara. Tanam! udara segar ada disekitar Anda.

Referensi
  • en.wikipedia.org
  • kompasiana.com
  • nationalgeographic.co.id
##oleh DHD##